M. Rasyid Rajasa: Stop Kekerasan Pada Anak! – Ketua DPD PAN Kota Bandung, M. Rasyid Rajasa mengajak semua pihak untuk mendorong penghapusan kekerasan pada anak. Hal ini disampaikan kang Rasyid bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2023, yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2023. Menurut kang Rasyid, penghapusan kekerasan pada anak sudah tidak dapat ditunda-tunda.

Menurut data yang dihimpun dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA), kekerasan anak di Indonesia dalam lima tahun terakhir terus meningkat. Pada tahun 2022, angka kekerasan pada anak mencapai angka 15.972 anak. Jumlah ini jauh meningkat jika di bandingkan angka kekerasan pada 2020, yang tercatat 12.425 anak. World Health Organization (WHO) sendiri memberikan definisi tersendiri bagi kekerasan anak. Kekerasan anak menurut WHO adalah suatu tindakan penganiyaan atau perlakuan lainnya yang menyakiti fisik, emosional, seksual yang secara langsung atau tidak langsung membahayakan kesehatan, kelangsungan hidup, martabat atau perkembangan anak.

Menurut kang Rasyid upaya pencegahan dan penanggulangan terhadap kekerasan anak harus terus digalakan. Tujuannya agar generasi Indonesia di masa depan menjadi generasi yang bebas dari kekerasan anak.

“Anak-anak ini adalah aset bangsa yang harus dijaga, karena bagaimana bangsa kita kedepan berada di tangan dan pundak mereka.” ujar kang Rasyid.

“Kekerasan pada anak tidak bisa ditoleransi, kita harus berpartisipasi dan mendukung berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan kekerasan pada anak.” Sambung kang Rasyid.

Terakhir, kang Rasyid menjelaskan bahwa pendidikan anti kekerasan harus diterapkan kepada anak sedini mungkin. Pendidikan anti kekerasan ini bisa dilakukan baik oleh guru di sekolah maupun orang tua di rumah.

“Pendidikan anti kekerasan yang meliputi nilai-nilai anti kekerasan harus diterapkan sedini mungkin baik di sekolah maupun rumah. Ini bisa disampaikan oleh orang tua dan guru dengan berbagai cara seperti mendongeng, alat permainan maupun musik.” Ujar kang Rasyid.

Sejarah Hari Anak Nasional

Hari Anak diperingati secara nasional bertepatan dengan disahkannya Undang-Undang Tentang Kesejahtraan Anak di Indonesia. Pada tanggal 23 Juli 1979. Sejak saat itu, Hari Anak Nasional diperingati setiap tahunnya dengan visi mewujudkan Indonesia sebagai negara yang ramah dan peduli anak. Di tahun 2023 ini, peringatan Hari Anak Nasional memiliki tujuan, Sebagai penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

 

BACA JUGA: Tahun Baru Islam, Momentum Untuk Perbaiki Diri