Bertemu Kang Rasyid, Warga Adukan Maraknya Kasus Ijazah yang Ditahan –   M. Rasyid Rajasa atau yang akrab disapa kang Rasyid kembali menyapa warga di sejumlah titik di Kota Bandung dan Cimahi. Momentum bertemu kang Rasyid ini tentunya dijadikan kesempatan para warga untuk menyampaikan aspirasinya kepada kang Rasyid. Ibu Eni Rohaeni, salah satu warga Kelurahan Cipedes Kota Bandung mengeluhkan masih adanya kasus penahanan ijazah oleh sekolah di Kota Bandung.

“Penahanan ijazah di sekolah masih sering terjadi. Contohnya adalah anak saya yang hingga kini ijazahnya masih ditahan oleh salah satu sekolah di Kota Bandung” Ujar bu Eni.

Kasus penahanan ijazah oleh pihak sekolah ini juga dialami oleh bu Wida yang juga merupakan warga Kelurahan Cipedes, Kota Bandung. Menurut bu Wida, praktik penahanan ijazah oleh sekolah ini, merupakan praktik lama yang masih saja terus terjadi. Menurut bu Wida terdapat beberapa alasan mengapa sekolah melakukan penahanan ijazah, namun salah satu alasan yang paling umum adalah karena siswa masih mempunyai tunggakan bayaran kepada pihak sekolah.

“Praktik ini sudah ada sejak dahulu, dan masih lestari hingga saat ini, kami harap kang Rasyid mau membantu kami untuk mengadvokasi. Sehingga ijazah anak-anak kami bisa diambil dan digunakan untuk beragam keperluan.” ujar kang Rasyid.

Menanggapi aduan warga mengenai praktik penahanan ijazah oleh sekolah di Kota Bandung, kang Rasyid mengaku sangat menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, tindakan penahanan ijazah merupakan tindakan yang tidak dibenarkan dan berlawanan dengan undang-undang.

“Saya ingatkan kepada pihak sekolah yang masih bandel bahwa, penahanan ijazah siswa adalah tindakan yang tidak dibenarkan dan melawan hukum.” Tegas kang Rasyid.

Penahanan ijazah oleh satuan pendidikan sendiri sudah diatur dalam Peraturan Sekertaris Jendral Kemendikbud Nomor 23 tahun 2020. Dalam peraturan tersebut dikatakan bahwa “satuan Pendidikan dan dinas Pendidikan tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik ijazah yang sah dengan alasan apapun”.

Kang Rasyid menyebut pihaknya tentunya akan membantu warga yang mengalami masalah penahanan di Kota Bandung dan Cimahi. Ia mengaku akan berkordinasi dengan dinas Pendidikan dan pihak terkait lainnya agar ijazah siswa yang masih tertahan di sekolah dapat secepatnya dapat diambil.”

“Kami masih melakukan pendalaman dan pendataan terhadap kasus ini, sayangnya penahanan ijazah juga dilakukan oleh sekolah-sekolah yang berstatus negeri. Setelah ini kami akan berkordinasi dengan dinas Pendidikan dan stakeholder lainnya, harapannya agar ijazah siswa yang tertahan dapat diambil dan dipergunakan sebagaimana mestinya oleh siswa yang bersangkutan.” tutup Kang Rasyid

BACA JUGA: Kang Rasyid Ajak Masyarakat Bantu Urai Masalah Sampah