Menguak Asal Usul Uniknya Penamaan Wilayah di Bandung – Ibukota Provinsi Jawa Barat ini, sejak dahulu memang mempunyai daya tarik tersendiri. Tak asing jika Bandung kerap dijadikan destinasi wisata dan pilihan warga luar kota untuk berakhir pekan. Namun, apakah wargi sadar? ternyata banyak wilayah di kota Bandung yang mempunyai awalan: Ci, Leuwi, Babakan, Bojong, Kebon. Faktanya penamaan daerah yang ada itu tidak asal loh wargi.

Sebelum kita membahas asal-usul nama daerah di kota Bandung yang berawalan Ci, Leuwi, Babakan, Bojong, Kebon. Kita akan terlebih dahulu membahas toponimi kota Bandung. Menurut Yayat Sudrajat dalam bukunya berjudul Toponimi Jawa Barat (2009). Toponimi adalah ilmu atau studi yang membahas tentang asal usul nama tempat, arti, asal-usul dan tipologinya.

Nama Bandung berasal dari kata “Bendung”. Penamaan ini tidak terlepas dari fakta bahwa Bandung pada jaman duhulu merupakan sebuah danau purba raksasa yang terbentuk akibat meletusnya gunung tangkuban parahu. Danau purba tersebut lama kelamaan surut dan diatas danau yang surut tersebut berdirilah pemerintahan kabupaten Bandung.

Menguak Asal Usul Uniknya Penamaan Wilayah di Bandung

Didasarkan pada letak dan kontur geografis tersebut, Maka tak aneh jika penamaan wilayah di kota Bandung banyak didasarkan pada kondisi geografis. Berikut di antaranya:

  • Ci-

Di kota Bandung banyak sekali daerah yang diawal oleh “Ci-” Diantaranya: Cibiru, Cicadas, Cisaranteun, Ciateul, Cinambo, Cipadung dan masih banyak lainnya. Penggunaan kata “Ci-” merupakan salah satu ciri umum penamaan wilayah di kota Bandung, umumnya di tatar sunda.

Namun terdapat perbedaan pendapat diantara para ahli terkait makna kata “Ci-“. Sejumlah ahli berpendapat “Ci-” merupakan akronim dari kata “cai” yang berarti air. Namun, ada juga sumber lain yang menyebut bahwa “Ci” adalah cahaya. Hal ini didasarkan dari bahasa sangsekerta dimana “Ci” mempunyai arti “cahaya”.

  • Kebon

Penggunaan kata “kebon” dalam penamaan wilayah di kota Bandung. Di dasarkan pada kondisi wilayah tersebut yang merupakan sebuah “kebun”. Kata “kebon” merupakan bahasa sunda dari “kebun”. Adapun daerah di kota Bandung yang menggunakan kata “kebon” adalah: Kebon Jati, Kebon Lega, Kebon Bibit, Kebon Kawung, Kebon Jukut.

  • Bojong

“Bojong” dalam bahasa sunda memiliki arti “tanah yang menjorok ke sungai”. Adapun daerah yang menggunakan awalan “bojong” di kota Bandung adalah: Bojongloa dan Bojongkaler.

  • Leuwi

Leuwipanjang adalah salah satu daerah yang namanya diawali oleh kata “leuwi”. leuwi mempunyai arti “lubuk” yang merupakan bagian dalam dari sungai. Daerah ini kadangkala sering banjir.

  • Babakan

Babakan mempunyai arti “kampung baru”. Konon daerah ini muncul setelah peristiwa Bandung lautan api. Penduduk yang mengungsi akibat peristiwa Bandung Lautan Api kembali ke kota Bandung dan membuat pemukiman baru. Sejumlah daerah memiliki penamaan “Babakan”, seperti: Babakan Ciamis dan Babakan Ciparay.

 

BACA JUGA: Bertemu Warga Isola, Kang Rasyid Serap Aspirasi